Faktual.id
Komunikasi Politik POLITIK

Ternyata Ini Alasan Para Koruptor Ini Bersatu Jegal Ganjar Mahfud

Para koruptor kini bersatu untuk mencegah pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memenangkan Pilpres 2024.

Karena calon wakil presiden nomor urut 3 itu berkomitmen kuat Kuat dalam memberantas korupsi.

The Ganjar -Pasangan Mahfud menilai di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemberantasan korupsi belum maksimal.

Ini dibuktikan dari vonis atau sanksi yang ringan, sehingga tak ada efek jera. Korupsi pun tetap mewabah.

Terbaru, mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun mendapat vonis berupa diskon uang pengganti.

Kenapa koruptor bersatu untuk menjegal Ganjar-Mahfud?

Sebab, pasangan yang diusung PDIP, PPP, Partai Perindo dan Hanura ini berkomitmen memprioritaskan Lapas Nusakambangan sebagai tempat penjara bagi para koruptor.

“Iya, tentu program Nusakambangan untuk penjara bagi koruptor menjadi prioritas utama,” kata Ganjar saat melakukan safari ke Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2024).

Ganjar mengatakan, penerapan kebijakan itu tidaklah sulit dan tidak perlu mengubah regulasi, melainkan tinggal menjalankan saja.

“Tidak sulit. Tidak (ubah regulasi). Langsung menjalankan saja,” ujarnya.

Dia menegaskan, program tersebut menjadi prioritas utama Ganjar-Mahfud sebagai bukti komitmennya dalam memberantas korupsi di tanah air.

“Itu agar ada different efek atau efek jera yang agar kita bisa betul-betul mencegah korupsi tidak terjadi,” ujar Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menyebut, ketegasan itu pula yang nantinya akan meningkatkan integritas bagi siapapun, terutama pejabat publik untuk bisa amanah.

“Mudah-mudahan semua bisa punya integritas, diberikan amanah, tidak dusta dan kemudian juga tidak, pungli tidak korupsi dan tidak mencuri,” ucapnya.

Adapun Lapas Nusakambangan berada di pulau kecil di Kabupaten Cilacap dengan luas 21.000 hektare.

Lapas Nusakambangan selama ini digunakan untuk para narapidana dengan kasus kriminal berat.

Sebelumnya, Ganjar juga mengusulkan pembentukan institusi cyber di kepolisian RI yang dipimpin oleh jenderal polisi bintang 3.

“Keamanan di kepolisian saya kira perlu cyber institution yang dipimpin oleh jenderal bintang tiga dan kita perlu duta besar cyber,” kata Ganjar dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Debat ketiga ini, ketiga capres mengadu visi misi dan program kerja dengan tema “Pertahanan dan Keamanan, Hubungan Internasional dan Globalisasi, serta Geopolitik dan Politik Luar Negeri.”

Ganjar juga mendorong Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk membuat keamanan sistem yang baik.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan internet yang tinggi seiring membangun sumberdaya manusia dan infrastruktur yang baik.

“Maka kalau kita kemudian membuat satu infrastruktur yang bagus jangan dikorupsi. Ini yang kemudian menjadi persoalan. Maka tidak pernah selesai,” ucap Ganjar.

Ganjar juga mendorong pentingnya Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk memberangkatkan anak-anak muda yang berprestasi untuk melakukan studi ke luar negeri.

“Namun demikian, ketika mereka sudah balik mereka mesti diberikan ruang untuk bisa bekerja. BRIN bisa kita libatkan, mereka bisa membuat kolaborasi yang sangat bagus,” tuturnya.

 

 

Disarikan Oleh ARS

Sumber

Related posts

Cerita Diaspora Indonesia, Diintimidasi saat Deklarasi Ganjar-Mahfud di Kanada

Tim Kontributor

Janji Demokrat Mendampingi Anies

Tim Kontributor

Solusi Ganjar Atasi Pengangguran Yang Sudah Terbukti 100% Lulusan Diterima Bekerja

Tim Kontributor

Leave a Comment