Faktual.id
Bisnis EKONOMI

Kesal harga pakan ternak naik, pria ini buang telur dari ternak ayamnya kejurang!

Media sosial kemabali diramaikan dengan sebuah video yang kini viral, dalam video pendek tersebut tampak seorang pria berbaju hitam yang tengah membuang telur ke sebuah jurang yang penuh dengan rumput ilalang.

Diketahui sosok pria berbaju hitam tersebut bernama suparni atau biasa disapa pitut

suparmi merupakan salah satu seorang peternak dari kabupaten Ngawi Jawa Timur, setelah melihat aksinya tersebut viral di media sosial, ia mengaku menyesal dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang tengah menyayangkan aksinya tersebut.

Namun dalam melakukan aksinya tersebut, suparmi tampak dihalang oleh beberapa orang yang memintanya untuk menghentikan tindakan membuang telur-telur tersebut.

Dalam video yang tengah viral, suparmi tampak kesal dan menghiraukan himbauan dari orang sekitarnya dan terus melanjutkan aksinya membuang tekur-telur tersebut.

Selang beberapa hari setelah videonya viral, suparmi membuat dan mengunggah video permohonan maaf di kanal youtube channel Mbah Wo Banyu Langit.

“Apabila di kemudian hari timbul permasalahan saya akan selalu koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dan saya tidak akan membuat unggahan video yang tidak semestinya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnyaā€¯ Ujar Suparmi

Selain meminta maaf kepada masyarakat karena tindakannya, ia juga melontarkan alasannya melakukan tindakan tersebut.

Suparmi mengaku kesal dan kecewa karena harga pakan ternak terus mengalami kenaikan, sedangkan harga telur ayam di tempatnya beternak semakin hari terus mengalami penurunan.

. “Sebenarnya hal tersebut saya lakukan karena rasa kecewa di mana harga pakan naik terus sedangkan harga telur mengalami penurunan.” Ujar suparmi dalam youtube channel Mbah Wo Banyu Langit.

Saat ini suparmi telah didata oleh petugas dinas terkait untuk dimintai keterangan dan diberikan solusi atas permasalahan yang dialaminya. Sehingga kedepannya suparmi dapat memperoleh keuntungan dari beternak ayam petelurnya.

Penulis : I Kadek Darmawan, Mahasiswa STISIP WIDURI

Related posts

Dampak Para Mahasiswa Yang Bekerja Di PHK Saat Masa Pandemi Covid-19

penulis

Keluh kesah pedang Martabak di manggarai karena aturan PPKM

penulis

Gara-Gara Viral Video Odading, Kang Ade Londok Dinobatkan Jadi Duta Kuliner Jawa Barat

Tim Kontributor

Leave a Comment