Faktual.id
Bisnis

PANDANGAN KAMPUS TERHADAP PANDEMI

Saya mendapatkan kesempatan untuk menghubungi Prof. Dr. Robert MZ Lawang yang merupakan pimpinan utama dari STISIP Widuri dengan keperluan untuk mewawancarai beliau terkait kondisi terkini dengan hubungannya pada perkuliahan yang masih terus berjalan pada masa pandemi ini.

Perkembangan ekonomi warga Indonesia di masa pandemi ini lambat laun menurun, ditambah dengan pemecatan staff untuk mengurangi beban suatu perusahaan. Belum lagi dengan orangtua yang menyekolahkan dan menguliahkan anak , persitiwa tersebut menambah beban orangtua yang masih memiliki tanggungan hidup.

STISIP Widuri merupakan salah satu kampus yang masih beroperasi dimasa pandemi ini dengan mengandalkan media online. STISIP Widuri memiliki kebijakan baru serta dispensasi dalam pembayaran per semesternya. Dalam bincang saya dengan Prof. Dr. Robert MZ Lawang beliau menyatakan “Bagi mahasiswa yang memiliki kendala dalam pembayaran bisa dibantu dengan meringankan cicilan dengan syarat memiliki laporan yang jelas bahwa mahasiswa tersebut memiliki kendala pembayaran”. Pada masa pandemi ini juga STISIP Widuri juga membenahi cara pembayaran yaitu pembayaran dilakukan melaluli e-banking dan buktinya dikirimkan via email kampus tutur Prof. Dr. MZ Lawang.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diringankan oleh Pemerintah pusat serta program “New Normal” akan segera dilaksanakan tinggal menunggu kesiapan dari keselurahan aspek agar dapat meminimalisir kecelakaan dalam pelaksanaan program tersebut. STISIP Widuri juga telah menyiapkan beberapa kebijakan menuju program “New Normal” dengan sistem pembelajaran tatap muka. Prof. Dr. MZ Lawang meyatakan “Pihak kampus sedang menyiapkan protokol kebijakan baru pada saat perkuliahan tatap muka pada kondisi “New Normal” ini, adapula kebijakan yang sudah terpikirkan dan akan dijalankan yaitu membatasi jumlah mahasiswa dalam satu kelas”.  Kondisi seperti ini menuntut kita untuk tetap berada pada protokol keselamatan yang ada dan tetap menghargai satu sama yang lain.

Ananda Agusta, Mahasiswa Stisip Widuri

Related posts

Viral, Janda Bolong yang Dijual Seharga Rp 100 Juta

Tim Kontributor

Abainya Protokol Kesehatan

Tim Kontributor

Mudah dan Menguntungkan, Begini Cara Menjadi Reseller Online Shop

Tim Kontributor

Leave a Comment