EKONOMI Politik Luar Negeri

Optimis Negosiasi Dagang AS-China Rupiah Berpeluang Terangkat

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diperkirakan berpotensi menguat seiring adanya optimisme pada sektor perdagangan. Mata uang Indonesia diperkirakan bakal bergerak dalam kisaran level Rp14.080 hingga Rp14.160 per USD.

“Pekan ini optimisme negosiasi dagang AS dan Tiongkok akan menemukan hasil yang memuaskan, untuk bisa membantu menahan pelemahan rupiah yang saat ini turun,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Lebih lanjut, faktor konflik geopolitik juga masih membayangi di antaranya pekan lalu India dan Pakistan. Meski begitu mata uang Garuda bergerak cenderung sedikit lebih baik pada akhir pekan kemarin terdorong hasil positif data ekonomi AS.

“Karena perilisan data pertumbuhan GDP Q4 AS yang di atas ekspektasi. Jadi rupiah menguat di kisaran posisi 14080-14160,” paparnya.

Sebelumnya sentimen positif datang dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengumumkan menunda terapkan tarif baru terhadap produk-produk asal China. Sebelumnya Negeri Paman Sam -julukan AS- berencana bakal menerapkan bea masuk atas produk China dari 10% menjadi 25% yang akan mulai berlaku pada 1 Maret 2019.

Trump mengatakan keputusan tersebut diambil, lantaran kedua negara telah membuat “kemajuan substansial” dalam perundingan perdagangan yang terimbas kepada bursa China dengan peningkatan hampir 5%. Ia menambahkan, berencana membuat pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping di Florida. sumber

Related posts

Arus Dana Makin Deras Masuk Kedalam Negri, Ternyata Ini Penyebabnya

Kontributor

Ekonomi Sepanjang 2018 Capai 5,17%, Jokowi: Jangan Kufur Nikmat

adminweb

Facebook Mengumumkan Pekerjaan Blockchain Baru Di Kantor Pusatnya Di California

Kontributor

Leave a Comment