Faktual.id
RAGAM INFO

Moderna Mulai Lakukan Uji Klinis Fase 1 Pada Manusia

Moderna mengumumkan, telah memulai uji klinis fase 1 vaksin HIV menggunakan teknologi messenger RNA atau mRNA. Lalu, pihak perusahaan menyatakan bahwa ini merupakan uji klinis pertama untuk vaksin khusus HIV pada manusia.

Melansir NDTV, uji klinis fase 1 vaksin HIV dilakukan terhadap 56 orang dewasa sehat dengan hasil HIV-negatif. Kemudian, tim peneliti akan mempelajari keamanan dan kemanjuran vaksin HIV itu.

Sebanyak 48 partisipan uji klinis vaksin akan menerima setidaknya satu dosis vaksin utama, 32 di antaranya juga akan menerima vaksin booster. Sedangkan, delapan orang lainnya hanya akan menerima vaksin booster saja.

“Mengingat kecepatan produksi vaksin mRNA, platform ini menawarkan pendekatan yang lebih cepat dan responsif terhadap desain dan pengujian vaksin,” kata perwakilan Moderna-International AIDS Vaccine Initiative (IAVI) yang tidak disebutkan namanya.

Perlu diketahui, HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus penyebab penyakit AIDS, yang membunuh setidaknya ratusan ribu orang di seluruh dunia setiap tahun. Sehingga, vaksin HIV menggunakan teknologi mRNA diharapkan peneliti bisa dikembangkan dalam waktu singkat untuk mencegah seseorang tertular HIV/AIDS.

Adapun uji coba vaksin untuk HIV yang dinamakan IAVI G002, sedang dilakukan Moderna bersama IAVI, sebuah organisasi penelitian ilmiah nirlaba di Amerika Serikat. Saat ini mereka menguji vaksin yang mengirimkan antigen spesifik HIV ke tubuh dengan tujuan memicu respons imun. Seperti dilansir dari CNN, antigen tersebut pada awalnya dikembangkan oleh para peneliti di IAVI dan Scripps Research, yang dipimpin oleh Dr William Schief.

Dalam uji coba tahun lalu, tim peneliti menemukan antigen HIV mampu untuk menghasilkan respons imun yang dibutuhkan terhadap 97 persen partisipan.

Kini, uji coba vaksin HIV melanjutkan pengujian sebelumnya yang disusun Schief dan timnya dengan menguji versi utama vaksin dan juga versi booster, menggunakan teknologi mRNA Moderna. Teknologi tersebut diketahui telah dipakai untuk menciptakan vaksin Covid-19 yang saat ini sudah tersedia.

“Kami sangat bersemangat untuk mengembangkan desain vaksin HIV dengan platform mRNA Moderna. Pencarian vaksin HIV sudah dilakukan sejak lama dan sangat menantang,” ujar presiden sekaligus CEO IAVI, Mark Feinberg.

“Memiliki alat baru dalam hal imunogen dan platform dapat menjadi kunci untuk membuat kemajuan pesat. Menuju vaksin HIV yang sangat dibutuhkan dan efektif digunakan,” lanjutnya.

Di sisi lain, sejak awal riset dilakukan hingga memasuki uji klinis fase 1 ini, peneliti mendapatkan sebagian besar dana dari Bill & Melinda Gates Foundation, yaitu yayasan swasta yang didirikan oleh Bill dan Melinda Gates. Uji coba ini, kata para peneliti, melibatkan peserta dari empat lokasi, termasuk George Washington University School of Medicine, Hope Clinic of Emory Vaccine Center, Fred Hutchinson Cancer Research Center, serta University of Texas Health Science Center di San Antonio. Disarikan Oleh MSLP
Sumber

Related posts

MPR Tegaskan Amandemen Tak Bahas Perpanjangan Masa Presiden

Tim Kontributor

HIPSTER ALAYER

Tim Kontributor

Secara Sukarela Pangeran Philip menyerahkan SIM ke Polisi

Kontributor

Leave a Comment