Faktual.id
RAGAM INFO

Keseringan Begadang Akan Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anda

Ternyata banyak dampak buruk begadang bagi kesehatan anda, jika dijadikan kebiasaan. Dengan begadang maka jam tidur akan berkurang. Kurang tidur adalah salah satu dari banyaknya bahaya begadang yang bisa berdampak pada kehidupan seksual, kemampuan mengingat, kesehatan, penampilan hingga berat badan.

Jam tidur yang dibutuhkan setiap orang berbeda tergantung usianya, orang dewasa dikatakan telah mendapat tidur yang cukup jika jam tidurnya selama 7 – 9 jam per hari, sedangkan anak-anak perlu tidur selama 10–13 jam setiap hari. Jika sulit menjalani tidur malam selama itu, Anda bisa mencoba tidur bifasik.

Pada saat manusia tidur, tubuh memperbaiki kondisi fisik dan mental. Khususnya pada usia remaja, tidur adalah saat di mana tubuh melepas hormon pertumbuhan. Hormon inilah yang akan membangun massa otot serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Berikut dampak buruk begadang :

  1. Rentang mengalami kecelakaan

Jika Anda kekurangan tidur, rasa kantuk sangat mungkin dirasakan. Akibatnya, kecelakaan di jalanan bisa saja terjadi, jika Anda mengantuk saat berkendara. Di Amerika Serikat saja, ada ribuan kecelakaan penyebab kematian karena pengendaranya mengantuk.Studi juga menunjukkan, kurangnya jam dan kualitas tidur karena begadang, bisa menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja.

  1. Sulit berkonsentrasi

Tidur yang baik bisa bermanfaat bagi proses belajar dan berpikir. Kekurangan tidur karena sering begadang, tentu dapat merusak keduanya.Kewaspadaan, konsentrasi, nalar dan kemampuan memecahkan masalah “dirusak” oleh begadang. Selain itu, kurang tidur juga membuat Anda tidak bisa mengingat segala sesuatu yang Anda rasakan dan alami saat siang harinya.

  1. Memicu munculnya penyakit serius

Efek begadang yang tak boleh dilupakan ialah “mengundang” penyakit. Kurang tidur karena sering begadang bisa menyebabkan penyakit serius menyerang tubuh. Seperti penyakit jantung, serangan jantung, gagal jantung, tekanan darah tinggi, stroke diabetes dll

  1. Beresiko timbulnya obesitas

Kekurangan tidur memiliki efek yang sama dengan makan terlalu banyak dan jarang olahraga, yaitu meningkatkan risiko kelebihan berat badan alias obesitas. Sebab, tidur bisa berdampak pada tingkatan dua hormon, leptin dan ghrelin. Keduanya bertanggung jawab mengatur rasa lapar dan kenyang pada tubuh.Jika Anda kurang tidur, maka kadar hormon leptin akan menurun, sehingga tubuh Anda bisa merasa lapar. Alhasil, makan berlebih pun tak terhindar.

  1. Melemahkan sitem imun

Ketika Anda tertidur lelap, tubuh akan memproduksi sitokin, yang bisa membantu melawan bakteri dan virus.
Sitokin juga bisa membantu Anda mudah tertidur, sehingga sistem imun bisa memberikan energi agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.Jika Anda kurang tidur, maka sistem kekebalan tubuh tidak bisa bekerja maksimal. Akibatnya, tubuh lebih mudah terkena penyakit.

  1. Kulit tampak lebih tua

Kurang tidur dapat meningkatkan pelepasan hormon kortisol (hormon stres). Hormon tersebut dapat memecah kolagen pada kulit, padahal kolagen ini berfungsi sebagai protein yang membuat kulit lebih kencang dan elastis. Seringnya begadang dapat menimbulkan efek kurang tidur kronis. Kurangnya tidur dapat menyebabkan kulit menjadi terlihat pucat dan kusam. Akibatnya, akan timbul garis-garis penuaan halus di wajah.⁣serta mata panda muncul akibat seringnya begadang

  1. Mengganggu suasana hati dan munculnya depresi

Kurangnya waktu tidur dapat berdampak pada suasana hati menjadi tidak stabil. Hal ini akibat rasa lelah sehingga tidak bisa mengontrol suasana hati. Sehingga, seseorang yang begadang akan mudah gugup, depresi, tak percaya diri, dan mudah berubah pikiran.⁣

  1. Meningkatkan risiko kematian

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Chronobiology International menjelaskan, seseorang yang sering begadang bisa memiliki risiko kematian 10 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Peningkatan risiko ini berlaku untuk semua penyebab kematian, terutama yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, hindari begadang apabila tidak terlalu penting untuk dilakukan.

Ternyata jika terlalu sering dilakukan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit hingga meningkatkan risiko kematian. Oleh karena itu, sayangi diri Anda dan kurangi begadang.⁣

Penulis : Fatima Aprilia W, Mahasiswi STISIP WIDURI

Related posts

Si Hoki yang Sialan

Tim Kontributor

Bayar Bandros Kini Bisa Pakai Gopay

Kontributor

Wakil Ketua DPRD Kritik Rencana DKI Buka Tempat Karaoke

Tim Kontributor

Leave a Comment