Faktual.id
RAGAM INFO

CDC Longgarkan Aturan Pakai Masker

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) melonggarkan aturan penggunaan masker. Dalam aturan tersebut, CDC tak lagi menyarankan mengenakan masker di dalam ruangan bagi publik.
CDC juga menyebut lebih dari setengah wilayah negara AS sudah dalam risiko rendah dan sedang untuk penularan COVID-19, yang berarti masker tidak lagi diperlukan.

Dikutip dari laman NBC News, rekomendasi ini berlaku untuk semua orang, bukan hanya mereka yang divaksinasi atau telah menerima suntikan booster.

Direktur CDC Dr Rochelle Walensky mengatakan CDC saat ini fokus pada pencegahan penyakit parah dan beban rumah sakit. Badan kesehatan tersebut sekarang menentukan risiko suatu daerah berdasarkan tingkat rawat inap, kapasitas perawatan kesehatan, dan tingkat kasus baru, bukan hanya jumlah kasus dan tingkat tes positif.

“Dengan kekebalan populasi yang meluas, risiko keseluruhan penyakit parah sekarang, umumnya, lebih rendah,” beber Walensky.

Meski demikian, warga tetap dapat memakai masker jika mereka mau dan tetap menyarankan penggunaannya. Saran penggunaan masker ini tidak berlaku untuk pesawat terbang, kereta api, dan pusat transit, di mana masker masih diwajibkan oleh mandat nasional hingga setidaknya 18 Maret.

Terlebih lagi, beberapa tempat dengan orang-orang yang sangat rentan seperti rumah sakit dan panti jompo, misalnya, masih memerlukan masker sebagai tindakan pencegahan COVID-19.

Disarikan oleh P.

SUMBER

Related posts

Suasana Rutan Serasa Dipesantren Setelah Habib Rizieq Menjadi Tahanan Bareskrim

Tim Kontributor

Mba You Meninggal, Peramal Yang Bisa Melihat Masa Depan

Tim Kontributor

Bobby Nasution Sebut Begal Ditembak mati, Tuai Pro Dan Kontra Dari Warganet.

Tim Kontributor

Leave a Comment