Faktual.id
Bisnis KOMUNIKASI POLITIK

Satu Lagi Ipar Jokowi Menjabat Sebagai Komisaris Di Bank Plat Merah

CNN Indonesia

Sigit Widyawan, ipar Jokowi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI dari tahun 2018 hingga 2022. Pada tahun 2022, masa jabatannya diperpanjang hingga 2025.

Sigit Widyawan adalah suami dari sepupu Jokowi, Nining Roni Widyaningsih. Nining adalah putri dari Miyono Suryo Sarjono, kakak tertua ibu Jokowi, Sujiatmi. Sigit pertama kali ditunjuk sebagai Komisaris Independen BNI pada tahun 2018 dan masa jabatannya diperpanjang untuk periode kedua hingga tahun 2025.

“Saya hanya menjalankan tugas pengawasan sebagaimana yang diamanatkan kepada seorang komisaris,” kata Sigit, menjelaskan perannya sebagai Komisaris Independen BNI dalam wawancara telepon dengan Tempo, pada Selasa, 11 Juni 2024.

Sigit tidak menyangkal bahwa dia telah dua kali ditunjuk sebagai Komisaris Independen BNI—mulai dari 2018 hingga 2022—dan kembali ditunjuk pada tahun 2022 untuk masa jabatan lima tahun.

Mengenai perpanjangan masa jabatan ini, Corporate Secretary PT BNI, Okki Rushartomo, mengatakan bahwa Sigit saat ini masih menjabat sebagai Komisaris Independen di BNI. Pengangkatan ini dilakukan oleh pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) tahun 2018.

Okki menjelaskan bahwa pengangkatan komisaris independen dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat, transparan, dan akuntabel, dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, profesionalisme, reputasi, dan independensi calon komisaris independen.

Sigit dipilih berdasarkan latar belakang pendidikan yang kuat. Dia lulus dari Universitas Negeri Sebelas Maret jurusan ekonomi dan memperoleh gelar magister di bidang akuntansi dari Universitas Indonesia.

Profil Bank Negara Indonesia (BNI)

Berdasarkan informasi dari laman bni.co.id, BNI didirikan sebagai bank sentral berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 1946. Kemudian, sesuai dengan UU Nomor 17 Tahun 1968, BNI ditetapkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BNI bertanggung jawab untuk mendukung ekonomi rakyat dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Pada tahun 1992, BNI mengubah status hukumnya menjadi Perusahaan Perseroan Terbatas (Persero) sesuai dengan Akta Nomor 131 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 1992 tambahan Nomor 1A.

BNI menjadi bank BUMN pertama yang melantai di bursa saham setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Untuk memperkuat struktur keuangan dan meningkatkan daya saingnya di industri perbankan nasional, BNI melakukan sejumlah aksi korporasi, termasuk rekapitalisasi oleh pemerintah pada tahun 1999, divestasi saham pemerintah pada tahun 2007, dan penawaran umum saham terbatas pada tahun 2010.

BNI telah menyesuaikan Anggaran Dasarnya sesuai dengan ketentuan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Penyesuaian ini tercatat dalam Akta Nomor 46 Tahun 2008 yang disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor AHU-AH.01.02-50609 Tahun 2008.

Saati ini, 60 persen saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan sisanya dimiliki oleh masyarakat, baik domestik maupun asing. BNI saat ini merupakan bank nasional terbesar keempat di Indonesia, dilihat dari total aset, total kredit, dan total dana pihak ketiga.

BNI menyediakan layanan keuangan terpadu dengan dukungan dari beberapa perusahaan anak, seperti BNI Multifinance, BNI Sekuritas, BNI Life Insurance, BNI Ventures, BNI Remittance, dan hibank. Produk dan layanan BNI disesuaikan dengan kebutuhan berbagai segmen nasabah, mulai dari anak-anak hingga pensiunan. Sumber

Disarikan Oleh: IN

STISIP WIDURI

Related posts

Ini Bisikan Jokowi Kepada Ganjar: Setelah Dilantik jadi Presiden, Besoknya Langsung..

Tim Kontributor

Jangan Panik Jika Tidak Terdaftar KJP Plus Tahap 1, Bisa Lapor Pusdatin Jamsos

Tim Kontributor

Peresmian Posko Pemenangan KGN Provinsi Banten Oleh Jaya Tahoma Sirait

Tim Kontributor

Leave a Comment