Faktual.id
RAGAM INFO

Positif Covid-19, Status Warna di PeduliLindungi Berubah Hijau

Aplikasi PeduliLindungi telah digunakan di Indonesia sebagai bagian dari skrining terhadap pengunjung di tempat publik atau pengguna moda transportasi umum. Adapun ketika seseorang dinyatakan terinfeksi Covid-19, status di aplikasi PeduliLindungi-nya akan berubah warna menjadi hitam. Artinya, orang tersebut tidak dapat bepergian ke tempat umum.

Status warna hitam juga diperuntukkan bagi seseorang yang mempunyai riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 10 hari dan orang yang tiba dari luar negeri.

Untuk seseorang yang terinfeksi Covid-19, status di aplikasi PeduliLindungi akan berubah warna apabila telah negatif dari virus atau melakukan RT-PCR ulang dengan hasil negatif sesuai ketentuan.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, status di PeduliLindungi akan berubah menjadi warna hijau apabila pasien positif melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR dengan hasil negatif di hari ke-5 atau ke-6, setelah dinyatakan positif.

Selain itu, apabila pasien melakukan isolasi mandiri (isoman) selama 10 hari, maka status di PeduliLindungi akan otomatis berubah di hari ke-11, tanpa melakukan RT-PCR.

Nadia menegaskan, pemeriksaan RT-PCR dapat dilakukan dilaboratorium yang terafiliasi dengan new all record (NAR) Kemenkes.

“Iya (pemeriksaan ulang RT-PCR dilakukan di laboratorium yang terafiliasi Kemenkes),” paparnya.

Apabila seseorang telah negatif dari infeksi corona atau melakukan isoman selama 10 hari ditambah 3 hari tanpa gejala, tetapi masih mendapatkan status hitam, maka dapat menghubungi call center 119 ext.9 atau email sertifikat@pedulilindungi.id.

Melansir informasi resmi, pengecekan laboratorium pemeriksa Covid-19 yang sudah terafiliasi dengan Kemenkes dapat dilakukan melalui:

  • PCR : litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/
  • Antigen : infeksiemerging.kemkes.go.id/layanan-nar-antigen

Apabila telah terafiliasi dan hasil belum muncul, maka dapat menghubungi HelpDesk NAR melalui link.kemkes.go.id/HelpDeskNAR. Disarikan Oleh MSLP
Sumber

Related posts

Luhut: Bukan Pilihan Mudah Bagi Pemerintah Memutuskan PPKM Darurat

Tim Kontributor

Waspada Erupsi Gunung Sinabung, Mengeluarkan Larva Pijar !

Tim Kontributor

Kondisi SBY Saat Tiba di AS untuk Pengobatan

Tim Kontributor

Leave a Comment