Faktual.id
RAGAM INFO

Pengusaha Bus Senang Mudik Lebaran Boleh Lagi

Pengusaha bus mengaku bersyukur pemerintah mengizinkan masyarakat mudik saat Idul Fitri atau Lebaran 2022. Namun, ada kekhawatiran soal stok BBM jenis solar sulit didapat hingga memicu keterlambatan.
Pengusaha bus Shafari Dharma Sakti, Marissa Leviani, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan bus tambahan untuk puncak arus mudik 29-30 April 2022. Dia mengatakan ada lonjakan jumlah penumpang hingga 300%.

“Kalau untuk bus tambahan sudah dibuka untuk puncak arus mudik 29-30 April. Karena jumlah okupansi mengalami lonjakan hingga 300%. Unit-unit ini sudah kami siapkan dari jauh-jauh hari dan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mengikuti uji kelayakan dari kementerian,” kata Marissa Leviani saat dihubungi, Selasa (26/4/2022).

Uji Coba Ganjil Genap Mudik di Tol, Jangan Kelewatan Cek Info Ini!
Dia mengatakan ada tujuh bus tambahan yang disiapkan di Jakarta. Marissa memprediksi kebutuhan bus akan terus bertambah.

“Jumlah ini kemungkinan akan bertambah,” ujarnya.

Meski bersyukur mudik diizinkan lagi, Marissa mengaku khawatir soal stok solar. Dia menyebut sulitnya mendapatkan solar bisa membuat antrean panjang di pompa bensin hingga memicu perjalanan keterlambatan bus.

“Kami mengkhawatirkan akan menjadi kendala pada keterbatasan pom yang menyediakan solar dan mengakibatkan antrean panjang yang memungkinkan mengakibatkan keterlambatan waktu,” tutur Marissa.

Dia mengatakan seluru sopir dan staf busnya telah disuntik vaksin Corona dosis ketiga atau booster. Dia juga mengaku perusahaan bus terbantu oleh program mudik gratis yang diinisiasi pemerintah.

“Kami menyambut baik program mudik gratis. Karena kami sebagai pengusaha otobus mendapat jembatan kepada masyarakat terkait dengan angkutan legal,” katanya.

Pengusaha otobus lainnya, Eka Sari, juga bersyukur pemerintah mengizinkan mudik lagi di tengah pandemi Corona. Dia mengatakan tiket telah dijual sejak pemerintah resmi mengumumkan mudik dibolehkan lagi.

“Kami menyambut baik ya. Pelayanan AKAP dan AKDP juga sudah beroperasi seperti dulu sebelum COVID. Tiket pun sudah kami jual setelah ada pengumuman boleh mudik,” ujar CEO ESL Express PT Eka Sari Lorena, Surbakti.

85 Juta Orang Bakal Mudik, Kapolri Imbau Pemudik Naik Transportasi Umum
Dia mengatakan mayoritas penumpangnya menuju ke Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera.

Pengusaha otobus lainnya, Teddy Rusli, mengatakan kebijakan pemerintah yang mengizinkan mudik Lebaran membantu perusahaan bus untuk bertahan. Apalagi, katanya, perusahaan bus sudah babak belur selama dua tahun pandemi Corona.

“Jujur saja membantu kami karena ini pertama kali mudik diperbolehkan oleh pemerintah setelah dua tahun dilarang,” kata Presiden Direktur PT Sinarjaya Group, Teddy Rusli.

Meski demikian, dia mengaku tetap khawatir akan daya beli masyarakat. Dia mengatakan mudik hanya aktivitas sesaat.

“Mudik ini kan cuma sesaat, jadi kami lagi khawatir kondisi saat ini perang dan lockdown di China. Apa efek ke Indonesia khususnya supply barang dan ekonomi,” katanya.

Disarikan oleh P.

SUMBER

Related posts

Said Aqil Minta Sejumlah Poin Permendikbud PPKS Direvisi

Tim Kontributor

Jokowi Ungkap Kunci Penting Hadapi Lonjakan Omicron

Tim Kontributor

Ini Titik Lokasi Calon Bandara Baru di IKN

Tim Kontributor

Leave a Comment