Faktual.id
RAGAM INFO

Mulai Hari Ini Naik Pesawat Cukup Antigen Bagi Penerima Vaksin Corona

Naik pesawat cukup antigen bagi penerima vaksin Corona dosis lengkap berlaku mulai hari ini, 3 November 2021. Aturan ini sesuai dengan surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan yang baru diterbitkan sehari sebelumnya.

Syarat perjalanan dengan pesawat tak lagi mewajibkan tes RT-PCR. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 96 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19.

Adapun syarat naik pesawat cukup antigen di Jawa-Bali

Sesuai dengan Surat Edaran 96/2021, kini naik pesawat cukup antigen saja dengan ketentuan penumpang pesawatdari dan ke Bandara Udara di Jawa dan Bali wajib melampirkan:

  1. Kartu Vaksin (minimal dosis pertama)
  2. Hasil negatif antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan, atau
  3. Hasi negatif RT-PCR 3×24 jam sebelum keberangkatan

Pengecualian menunjukkan kartu vaksin

  1. Penumpang yang berusia dibawah 12 tahun. Anak-anak wajib didampingi orang tua dengan bukti kartu keluarga serta telah memenuhi persyaratan tes COVID-19.
  2. Penumpang dengan kondisi sehat atau penyakit komorbit sehingga tidak dapat menerima vaksin. Sebagai gantinya, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah yang menyatakan bersangkutan belum atau tidak, dapat mengikuti vaksisnasi COVID-19.

Aturan lain untuk naik Pesawat

Selain naik pesawat cukup antigen, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perjalanan dengan pesawat, antara lain:

  1. Mengisi e-HAC Indonesia pada bandar udara keberangkatan. e-HAC ditunjukkan ke petugas kesehatan di Bandara udara tujuan/keberangkatan.
  2. Menggunakan masker dengan benar yang menutupi hidung dan mulut dengan masker kain 3 lapis dan masker medis.
  3. Tidak diperbolehkan berbicara satu arah atau dua arah secara langsung atau melalui telepon sepanjang perjalanan.
  4. Tidak diperbolehkan makan dan minum untuk perjalanan kurang dari 2 jam, terkecuali bagi penumpang yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membehayakan keselamatan dan kesehatan.

Disarikan oleh MSLP
Sumber

Related posts

Bullyan Terhadap Korban Pelecehan Seksual di Media Sosial di Doloksanggul

Tim Kontributor

Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Pemesanan Kamar Hotel Sudah Mulai Ada

Tim Kontributor

DKI Alokasikan Dana Hibah Untuk Yayasan Yang Dikelola Ayah Wagub Riza

Tim Kontributor

Leave a Comment