Faktual.id
KOMUNIKASIPOLITIK

Cak Imin: Tak Perlu Pilkada Lagi Bila Pelaksanaannya Dengan Ancam dan Menakut-nakuti Kepala Desa, Gimana Menurutmu?

Cawapres 01 Muhaimin Iskandar [Cak Imin] menanyakan pertanyaan kepada followersnya di jejaring sosial X tentang sistem penyelenggaraan pilkada.
“Selamat Pagi Indonesia ..! Ada teman yang bilang kita tidak perlu PILKADA lagi kalo pelaksanaanya dengan mengancam dan menakut-nakuti para kepala desa. Gimana menurutmu sodara?,” tulis Cak Imin di media sosial X pribadinya, @cakiminnow, Minggu (18/2) pagi.
Cak Imin sebenarnya mengangkat kembali pernyataan yang diutarakan salah satu politikus PDIP, Aria Bima.
Dalam konferensi persnya, Aria Bima menyatakan bahwa sebaiknya Pilkada ini ditiadakan saja. Ia pesimis penyelenggaraannya akan terjadi dengan jujur.
Aria berkaca pada penyelenggaraan Pilpres 2024 yang ia klaim penuh tekanan dari pemberian bansos hingga tekanan kepada aparat desa.
“Saya tidak perlu lagi adanya pemilu kalau pelaksanaannya semacam ini. Dan apakah menjamin pada Pilkada? Enggak perlu pilkada cukup kepala desa ditakut-takuti dana desanya, suruh cari suara aja,” kata Aria di Cemara 19, Jakarta Pusat, Jumat (16/2).
“Termasuk akhir akhir rekap aja keliru. Apakah kita perlu ada pemilu? Hasilnya sudah diketahui. Cara memperolehnya banyakan mana sama yang kampanye,” tambah dia.
Karena itu Aria Bima berpendapat pemilihan kepada daerah mulai dari tingkat bupati hingga gubernur tidak usah diselenggarakan saja.
Karena menurutnya, sistem Pemilu 2024 tidak lagi mementingkan visi misi gagasan paslon, namun penuh dengan ancaman dan kecurangan.
Disarikan Oleh ARS
Sumber

Related posts

Guru Besar dan Akademisi Sampaikan Seruan Salemba 2024 Dan Siap Turun ke Jalan Suarakan Kemunduran Demokrasi

Tim Kontributor

Kejagung Buka Suara Soal Dugaan Menkominfo Meminta Setoran Rp 500 Juta Terpaut Perkara Bakti Kominfo

Tim Kontributor

Seruan Putin Untuk Konflik Gaza

Tim Kontributor

Leave a Comment