Faktual.id
RAGAM INFO

“Mengenal Apa Itu Instagram Reels, Fitur Baru yang Disebut-sebut Mirip TikTok”

Pengembangan dan inovasi terus dilakukan oleh aplikasi media sosial Instagram demi tujuan yang diinginkan.

Salah satunya yakni dengan memunculkan fitur Instagram Reels. Sejumlah pengguna Instagram di Indonesia terpantau telah bisa menikmati fitur Instagram Reels di aplikasi Instagramnya.

Untuk memperoleh fitur Reels, pengguna harus melakukan update aplikasi Instagram terlebih dahulu lewat Google Play Store untuk Android, dan App Store untuk iOS.

Lantas, apa itu Instagram Reels?

Instagram Reels, disebut-sebut memiliki fungsi layaknya aplikasi media sosial TikTok. Fitur ini pertama kali diperkenalkan oleh Instagram pada 5 Agustus 2020 lalu dan mulai dimunculkan pada aplikasi pengguna di seluruh dunia secara bertahap.

Dikutip dari Theverge, mirip dengan TikTok, Reels memungkinkan pengguna Instagram untuk membuat video pendek yang diberi musik dan dapat dibagikan ke teman, pengikut dan ditemukan saat menggunakan aplikasi.

Instagram Reels adalah sebuah kesempatan pengguna untuk mendatangkan follower, meningkatkan jumlah waktu setiap orang dalam menghabiskan aplikasinya setiap hari dan memantapkan dirinya memiliki platform hiburan video.

Menggunakan Reels memungkinkan pengguna untuk merekam video hingga 15 detik dan menambahkan musik yang populer, berbagi filter dan efek di atasnya.

Para pengguna Instagram bisa menggunakan fitur ini untuk membangun pengikut karena Instagram memberikan tempat tersendiri khusus Reels di aplikasinya.

Dengan cara ini , pengguna bisa melihat unggahan Reels pengguna lain layaknya saat mendapat FYP (For Your Page) yang ada pada TikTok.

Selayaknya TikTok, maka pengguna bisa men-setting Reels mereka menjadi pribadi maupun publik.

Ketika men-setting Reel menjadi publik maka memungkinkan Reels Anda ditemukan secara luas.

Pengguna juga bisa men-setting-nya menjadi hanya teman sehingga hanya bisa diposting sebagai ‘Umpan’ dan ‘Cerita Seseorang’.

Peluncuran Instagram Reels dilakukan sejak Agustus lalu saat AS kemungkinan besar melarang penggunaan TikTok.

Product Director Instagram, Robby Stein menyebut Instagram Reels dan TikTok adalah dua hal yang berbeda.

“Saya pikir TikTok layak mendapatkan banyak pujian karena mempopulerkan format (video pendek) dan itu hal yang hebat,” ujar Stein.

“Tetapi pada akhirnya, tidak ada dua produk yang sama persis, termasuk produk kami,” kata dia.

Stein menyebut, perbedaan terbesar Reels dari TikTok adalah terkait dengan ekosistemnya, yang mana ekosistem Reels adalah pengguna Instagram.

Selain itu, perbedaan lain yakni seseorang juga bisa membagikan Reels langsung ke Instagram. Pengguna juga bisa menggunakan filter dan alat AR khusus Instagram.

Akan tetapi, saat ini Instagram tidak akan membayar pembuat konten populer untuk video mereka sebagaimana yang mulai ditawarkan oleh TikTok.

Perbedaan lain, untuk saat ini Reels tak memungkinkan seseorang untuk berduet dengan orang lain, sebagaimana yang dimiliki oleh TikTok yang memungkinkan orang-orang untuk berinteraksi, membangun dan meremix video.

Instagram juga tidak mengizinkan orang mengunggah lagu langsung ke sistem aplikasi.

Untuk bisa menggunakan Instagram Reels, pengguna dapat mengetuk ikon mirip simbol video yang berlokasi di antara ikon “Search” dan “Shop”.

Selanjutnya pengguna cukup mengeklik pada ikon kamera yang berada di pojok kanan atas lalu pilih apakah ingin merekam video atau mengambil file dari galeri.

Selanjutnya tambahkan efek, stiker, musik, caption dan sebagainya.

Selanjutnya klik “Next” di bagian bawah.

Video Reels dapat dibagikan ulang ke Instagram Stories, Feeds maupun Direct Message. Saat diset publik maka video Reels dapat ditelusuri pengguna lain di halaman khusus Reels.

Postingan Reels akan hilang setelah 24 jam.

Reels juga memiliki keterangan jumlah siapa saja yang sudah menyukai dan berapa yang sudah memberikan komentar di bagian kanan postingan selayaknya TikTok.

Sumber

Related posts

Tampilan Baru Kampus Binus Anggrek

Tim Kontributor

Ronaldo Tinggalkan Juventus Demi Main Di Inggris

Tim Kontributor

Rachel Vennya Donasi Dana Pribadi Rp. 775 Juta

penulis

Leave a Comment