Faktual.id
KOMUNIKASI POLITIK

Faisal Basri Ungkap Adanya Tim Khusus Yang Datangi Menteri Jokowi yang Mau Mundur Dengan Menyinggung Masalah Hukum

Satgas mengunjungi beberapa menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang akan lengser.

Satgas disebut telah membahas berkas hukum dengan pimpinan kementerian yang akan mengundurkan diri.

Usai pertemuan tim tersebut, menteri pun membatalkan rencana pensiunnya.

Adanya tim yang mendatangi para menteri untuk meminta mereka membatalkan niat mundur tersebut dibongkar Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri.

Menurut Faisal Basri, ada tim yang mendatangi para menteri yang ingin mundur dari jabatannya.

Tim ‘khusus’ ini yang disebut-sebut membuat para menteri mengurungkan niatnya untuk mundur.

Pernyataan Faisal itu berkaitan dengan gejolak yang terjadi di Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah menteri dikabarkan mau mundur karena suasana kabinet sudah tidak nyaman lagi.

“Ada beberapa menteri yang ada naga-naga (bau-baunya) mundur, didatangi oleh tim gitu,” ujarnya saat ditemui di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (5/2/2024).

Faisal pun menyinggung bahwa tim tersebut membahas soal ‘kasus hukum’ ketika menemui para menteri.

Kendati begitu, Ekonom Universitas Indonesia (UI) itu tidak merinci apa yang dimaksud dengan ‘kasus hukum’ tersebut.

Namun ia menyebut tim yang mendatangi itu telah ‘menyandera’ para menteri agar tidak jadi mengundurkan diri.

“‘Nih udah selesai nih kasus hukumnya’. Inilah politik jahat Jokowi, menyandera,” kata dia.

Di sisi lain, Faisal enggan menyebutkan siapa-siapa saja menteri yang dimaksud akan mundur namun didatangi tim.

Hanya saja dia membocorkan bahwa sejumlah menteri sudah ‘eneg’ alias tidak nyaman lagi berada di kabinet Jokowi.

“Kami kerja bersama, ada kawan yang tugasnya mengimbau kawan tertentu di menteri. Progresnya semakin bagus, mereka semakin eneg. Iya (menteri pada eneg),” ungkap Faisal.

Sebelumnya, berdasarkan catatan Kompas.com, sejumlah menteri diisukan mau mundur seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, menteri yang sudah mundur dari Kabinet Indonesia Maju yakni Mahfud MD.

Ia melepas jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) agar leluasa berkampanye seiring dengan pencalonannya sebagai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3.

Komenter Ganjar Pranowo

Capres Ganjar Pranowo kaget dengar isu sejumlah menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mundur imbas Pilpres 2024.

Diketahui ekonom senior Faisal Basri menyebut bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan mundur dari kabinet Jokowi.

Ganjar Pranowo pun menduga ada sesuatu yang terjadi apabila isu tersebut benar adanya.

Hal itu diungkapkan Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan Kamis (18/1/2024) di Ngawi, Jawa Timur

“Oh ya? saya kurang tahu. Tapi seandainya itu terjadi pasti ada sesuatu. Namun mudah-mudahan itu enggak,” ucapnya.

Namun kata Ganjar, apabila hal itu benar terjadi maka jauh lebih baik publik mengetahui dengan pasti apa alasan para menteri tersebut ingin mengundurkan diri.

Sehingga apabila alasan tersebut bisa diperbaiki maka harus diperbaiki agar tidak ada gonjang-ganjing di pemerintahan Jokowi.

Meski begitu, Ganjar Pranowo mengembalikan lagi keputusan tersebut ke para menteri yang diisukan akan mengundurkan diri.

Ganjar Pranowo menyebut akan bertanya langsung kepada para menteri yang diisukan mau mengundurkan diri.

“Kalau sesuatu tidak bisa tertolong ya mungkin itu memang sudah jadi sikap atau tidak saya belum tahu. Nanti saya tanyakan kepada beliau-beliau ini,” ucap Ganjar.

Disarikan Oleh ARS

Sumber

Related posts

Partai Golkar Disebut Lebih Pantas Dapat Posisi Cawapres Dampingi Prabowo

Tim Kontributor

Ditengah Kemungkinan Batalnya Gibran Sebagai Cawapres, Prabowo Malah Mendekati Erick Thohir

Tim Kontributor

Inilah Hasil 5 Survey Para Kandidat Capres Di 2024

Tim Kontributor

Leave a Comment