Faktual.id
Komunikasi Politik POLITIK

Cepatnya Agus Subiyanto Dari KSAD Diusulkan Menjadi Panglima TNI, Waktu akan Menjawab Netralitasnya

Pengamat militer Center for Intermestic Diplomatic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas mengatakan tugas terberat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto adalah netralitas TNI dalam Pemilu 2024 jika Agus dilantik menjadi Panglima TNI.

Agus baru saja dilantik menjadi KSAD menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman yang purnawirawan.

“Tugas utama dan terberat Agus adalah menjaga independensi dan netralitas TNI dalam Pemilu 2024,” kata Anton dalam keterangannya, Senin (30/10/2023).

Agus memang terkesan sebagai “orang dekat” Presiden Joko Widodo.

Agus sudah bertalian dengan Jokowi sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Agus adalah Komandan Distrik Militer 0735/Surakarta, saat Jokowi menjabat sebagai wali kota Surakarta.

“Subjektivitas Jokowi dengan ikut menyertakan pertimbangan chemistry kuat ini tentu saja dapat dipahami dan tidak melanggar ketentuan perundangan,” ujar Anton.

Terlebih, pemilihan Panglima TNI merupakan hak prerogatif presiden.

Berdasarkan aturan dalam Undang-Undang TNI, kandidat Panglima TNI yakni kepala staf atau pernah menjabat kepala staf TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Anton mengatakan, faktor kenyamanan dan kepercayaan dalam bekerja sama adalah sesuatu yang sifatnya relatif dan sulit diukur.

“Oleh karena itu, Agus seharusnya dapat menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin netralitas TNI dalam Pilpres 2024. Keterlibatan keluarga Jokowi dalam kontestasi politik ini jelas menjadi ujian utama bagi Agus dalam memimpin TNI,” kata Anton.

Anton menilai, di tengah kondisi dinamika politik yang sedang menghangat, TNI ke depan harus mewujudkan netralitas dalam politik secara serius.

“Apabila ada prajurit aktif yang memainkan pengaruhnya dalam kaitannya memenangkan salah satu kontestan akan berdampak buruk bagi organisasi militer,” ujar Anton.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengungkapkan, DPR telah menerima surpres terkait penggantian Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

“Iya (sudah terima surpres),” ujar Meutya saat dimintai konfirmasi, Senin ini.

Saat ditanya apakah calon Panglima TNI pengganti Yudo adalah KSAD Agus Subiyanto, Meutya enggan menjawab. Ia hanya menyebut nama calon Panglima TNI akan diumumkan oleh Ketua DPR Puan Maharani.

“Nama nanti akan disampaikan Ibu Ketua DPR ya. Calon tunggal sesuai amanah UU,” kata Meutya.

Diketahui, Panglima Yudo akan memasuki usia pensiun pada 26 November 2023.

Disarikan Oleh ARS

Sumber

Related posts

Persiapan Hari Pahlawan Oleh Kementrian Sosial

Tim Kontributor

Hasil Temuan Litbang Kompas Mengindikasikan 62,2 Persen Responden Setuju Hak Angket untuk Selidiki Dugaan Kecurangan Pilpres

Tim Kontributor

Ini Dia Jadwal dan Tema Debat Terakhir Capres 2024

Tim Kontributor

Leave a Comment