Faktual.id
gaya hidup Kesehatan RAGAM INFO

Teh Hijau Untuk Menurunkan Berat Badan

Faktual.Id – Menghilangkan lemak butuh kombinasi cermat antara mengonsumsi makanan yang tepat, olahraga, mengurangi stres, dan tidur yang cukup. Tetapi, ada minuman yang sangat mirip dengan ramuan penurun berat badan dan berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh, mengatur gula darah, serta membuang lemak perut.

Minuman ini adalah teh hijau, yang memiliki kandungan antioksidan dan ampuh menurunkan berat badan. Lebih lanjut, berikut manfaat yang dapat diperoleh dari minum teh hijau dalam proses menurunkan berat badan, yang dilansir dari Eat This Not That.

  1. Mengaktifkan lemak baik

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, senyawa katekin dalam teh hijau meningkatkan lemak cokelat di dalam tubuh. Lemak tersebut juga dapat menurunkan berat badan dari tubuh dan berkontribusi meningkatkan kadar insulin. Meskipun jumlahnya lebih sedikit di dalam tubuh, lemak cokelat secara metabolik aktif dan mampu membakar kalori. Semakin banyak lemak cokelat pembakar kalori yang dimiliki orang dewasa itu semakin baik.

  1. Mengecilkan sel lemak

Senyawa dalam teh hijau yang disebut katekin sebenarnya membantu mengaktifkan penyusutan sel lemak. Katekin memicu pelepasan lemak dari sel lemak, terutama di perut.

  1. Memecahkan lemak perut

Katekin paling manjur dalam teh hijau adalah Epigallocatechin gallate (EGCG), senyawa kimia yang bertanggung jawab untuk menurunkan berat badan. Selain meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pemecahan lemak, EGCG juga dapat memblokir pembentukan sel lemak baru.

Sebuah studi menemukan, bahwa pria yang minum teh hijau dengan kandungan 136 miligram EGCG kehilangan empat kali lebih banyak lemak perut selama tiga bulan. Jumlah EGCG dalam teh hijau bervariasi, namun rata-rata mengandung 25-86 mg per porsi. Untuk lebih banyak EGCG, pilih teh hijau dengan bubuk matcha yang nutrisinya bisa 137 kali lebih banyak.

  1. Mengatur gula darah

Peningkatan gula darah bisa membuat berat badan bertambah. Gula darah tinggi tidak hanya dapat memicu tubuh menyimpan glukosa sebagai lemak, tetapi juga dapat menyebabkan keinginan makan yang tidak sehat dan penurunan energi. Untungnya, teh hijau bisa menanganinya.

Baik peneliti Jepang maupun Meksiko menemukan, bahwa antioksidan dalam teh hijau membatasi jumlah total karbohidrat yang diserap oleh tubuh setelah makan, yang pada akhirnya meningkatkan metabolisme gula.

  1. Olahraga dan teh hijau, perpaduan yang kuat

Perpaduan minum teh hijau dan berolahraga merupakan cara membasmi lemak yang lebih manjur. Dalam studi selama 12 minggu baru-baru ini, peserta yang minum 4-5 cangkir teh hijau setiap hari dibarengi lari cepat kehilangan lebih banyak lemak perut dan lemak total. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan massa otot tanpa lemak.

  1. Membantu pemulihan setelah berolahraga

Berolahraga adalah bagian penting dari rencana penurunan berat badan, tetapi rasa sakit dan lelah seringkali menghambat orang untuk melakukannya. Di sinilah peran teh hijau yang dapat memulihkan rasa sakit setelah berolahraga. Ilmuwan Polandia meneliti tiga peserta yang mengonsumsi tiga cangkir teh hijau setiap hari selama seminggu dan hasilnya mereka memiliki lebih sedikit kerusakan sel yang disebabkan oleh olahraga. Jadi, ada baiknya menikmati secangkir teh hijau sebelum dan sesudah berolahraga.

  1. Menurunkan kadar kolesterol

Jika kita memiliki kadar kolesterol tinggi, sebaiknya minumlah teh hijau. Sebuah analisis yang meninjau hasil dari 14 studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, asupan teh hijau menurunkan kolesterol LDL pada orang dewasa.

“Tulisan ini adalah bagian dari tugas dan pembelajaran kelas Manajemen Media Digital. Apabila ada kesalahan atau kekurangan mohon di maafkan” – Nanda Fahira Ashary MMD6

Sumber

Related posts

KEMBALINYA DEMOSTRAN MAHASISWA TOLAK OMNIBUSLAW

Tim Kontributor

Bayar Bandros Kini Bisa Pakai Gopay

Kontributor

Konsumen Pilih Keamanan Saat Belanja Ketimbang Diskon

Tim Kontributor

Leave a Comment