Faktual.id
POLITIK

Suara mahasiswa dalam menolak UU Cipta kerja

Gerakan mahasiswa merupakan gerakan dimana para mahasiswa bersuara lantang dalam menegakan keadilan. Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode panjang perjalanan bangsa ini. Hal ini tentu saja sangat beralasan mengingat bagaimana pentingnya peran mahasiswa yang selalu menjadi aktor perubahan dalam setiap momen – momen bersejarah di Indonesia.

Beberapa waktu lalu pemerintah mengesahkan RUU ciptaker menjadi UU Cipta kerja yang menjadi heboh seluruh masyarakat Indonesia terutama para buruh karena dinilai mengutamakan para pengusaha dan makin menindas para pekerja. Gedung DPR menjadi pusat titik dimana para buruh dan juga mahasiswa berdemonstrasi dan menyuarakan keadilan dalam menolak UU ciptaker. Pembahasannya yang dianggap cacat prosedur karena tak transparan hingga pengesahannya, ditambah muatan pasal yang dinilai pro-pengusaha, membuat UU Cipta Kerja jadi bulan-bulanan kaum buruh, mahasiswa, hingga kalangan akademisi dan koalisi sipil. Selama 2 pekan gelombang protes, demonstrasi beberapa kali berakhir bentrok dengan aparat, tanpa mengubah sikap pemerintah maupun dewan.

Saya sebagai mahasiswa stisip widuri mendukung apa keputusan pemerintah tetapi jika keputusan itu membuat banyak pihak merasa adil dan masyarakat terutama buruh mendapat dampak yang baik dalam pengesahan UU Ciptaker, terlebih bisa membangun ekonomi masyarakat.

“Tulisan ini adalah bagian dari tugas dan pembelajaran kelas Manajemen Media Digital. Apabila ada kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan” – Siti Khofiyah MMD6

Related posts

Mahasiswa terlibat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang baru di sah kan oleh pemerintah

penulis

Andai People Power Terjadi, Siap Cium Tangan Amin Rais 4 Kali

Kontributor

perbedaan gerakan mahasiswa tahun 1998 dengan tahun 2019

penulis

Leave a Comment