Faktual.id
KOMUNIKASI POLITIK

Sekda DKI Joko Agus Sebut JIS dan TIM Sudah Salah Sejak Lahir

Sejumlah pembangunan yang dilakukan di era Gubenur Anies Baswedan dikuliti oleh Sekretaris Derah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono.

Eks Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Bali ini pun menyebut, Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) yang digarap di era Anies sudah salah sejak lahir.

“Jadi memang kami mengakui bahwa TIM dan JIS itu salah dari lahirnya,” ucapnya dalam rapat pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DKI Tahun 2022 di Gedung DPRD DKI pada Kamis (3/8/2023) malam.

Sebagai informasi, pembangunan JIS dan revitalisasi TIM seluruhnya dikerjakan oleh BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Jakpro membangun dua proyek besar itu menggunakan anggaran dari Pemprov DKI lewat Penyertaan Modal Daerah (PMD).

Di sinilah disebut Joko letak kesalahan awal yang dilakukan di era pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.

“Jadi Memang Kami Mengakui Bahwa Tim Dan Jis Itu Salah Dari Lahirnya,” Ucap Joko.

Sebab menurutnya Jakpro seharusnya hanya ditugaskan untuk membangun proyek infrastruktur pemerintah saja.

“Jadi semestinya penugasan seperti halnya pemerintah pusat menugaskan Adi Karya membuat LRT Jabodebek,” ujarnya.

Dengan memberikan PMD kepada Jakpro untuk mengerjakan dua proyek itu, otomatis pengelolaan JIS dan TIM akan menjadi beban Jakpro.

“Penugasan yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta itu memberikan PMD dan kemudian akhirnya aset dan sebagainya itu menjadi miliknya BUMD itu,” tuturnya.

Lantaran milik Jakpro, maka biaya pemeliharaan hingga penyusutan aset seluruhnya akan ditanggung oleh Jakpro.

“Sehingga ini akan menjadi beban yang sangat tinggi,” tuturnya.

Di sisi lain, Jakpro hingga kini belum dapat mengoptimalkan pemanfaatan komersial dari JIS dan TIM.

Parahnya lagi, JIS sampai saat ini juga belum pernah digunakan untuk menggelar satu pun pertandingan resmi.

“Karena ini tidak dioperasionalkan dan dimanfaatkan secara maksimal, akhirnya menjadi beban korporasi dan menjadi tidak untung alias rugi,” kata Joko Agus.

Oleh karena itu, Pemprov DKI saat ini harus banting tulang membantu Jakpro mengurus JIS dan TIM.

Khusus untuk JIS, Pemprov DKI terus berupaya menyempurnakan sejumlah sarana dan prasarana supaya stadion megah yang kerap dibanggakan Anies Baswedan itu bisa sesuai standar FIFA.

Salah satu fokus utamanya ialah dengan menambah akses keluar masuk JIS hingga memperluas lahan parkir.

“Kami saat ini sedang mengupayakan ini supaya bisa maksimal di dalam komersialnya,” tuturnya.

 

Disarikan Oleh ARS

Sumber

Related posts

Amnesty International Berharap Pembunuhan Jurnalis Reuters Harus Diselidiki Sebagai Kejahatan Perang

Tim Kontributor

JK: Megawati Presiden yang Paling Demokratis

Tim Kontributor

DPR RI Ingatkan Pemerintah: Beban Utang Sudah Semakin Berat!

Tim Kontributor

Leave a Comment