Faktual.id
Politik Luar Negeri

Pelarangan Tiktok di AS : Trump Larang Transaksi dengan ByteDance untuk atasi ‘Ancaman’ Aplikasi China

Pengacara TikTok memohon kepada hakim federal AS untuk menunda larangan terhadap aplikasi berbagi video populer ini di Amerika Serikat (AS), Minggu (27/9/2020).

Pengacara TikTok menyebut, langkah ini akan melanggar hak dalam amandemen pertama dan merugikan bisnis dengan kerugian yang tidak dapat diperbaiki.

Sidang selama 90 menit ini dilakukan setelah Presiden Donald Trump menyatakan larangan pada aplikasi TikTok di AS, pada musim panas ini. Trump menyebut bahwa TikTok adalah ancaman bagi keamanan nasional.

TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan China ByteDance, sedang berusaha keras untuk membuat kesepakatan, yang sementara sudah dicapai seminggu yang lalu, di mana ia akan bermitra dengan perusahaan teknologi Oracle dan Walmart. Diharapkan Kerjasama ini akan mendapat restu dari pemerintah China dan Amerika. Hingga kini, mereka masih berjuang agar aplikasi TikTok tetap tersedia di AS.

Larangan untuk mengunduh TikTok, yang digunakan oleh sekitar 100 juta orang di AS, ditunda sekali lagi oleh pemerintah. Larangan yang lebih komprehensif dijadwalkan pada November, sekitar seminggu setelah pemilihan presiden.

Hakim Carl Nichols dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia mengatakan dia akan membuat keputusan pada Minggu malam, dan membiarkan nasib TikTok masih tergantung.

Seperti dilansir dari Associated Press, dalam argumennya kepada Hakim Nichols, pengacara TikTok John Hall mengatakan bahwa TikTok lebih dari sebuah aplikasi, tetapi lebih merupakan “versi modern dari alun-alun kota”. sumber 

Tulisan ini adalah bagian dari tugas dan pembelajaran kelas Manajemen Media Digital. Apabila ada kesalahan atau kekurangan mohon di maafkan”  Ita Mustafa /MMD1

Related posts

Profil Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda Indonesia telak Melawan Vanuatu di Sidang Umum PBB

Tim Kontributor

Menko Maritim: Ekonomi Kita Tidak Berkiblat Ke AS Ataupun China

penulis

9 WNI Terinfeksi Virus Corona di Jepang di benarkan oleh Kemenlu

Kontributor

Leave a Comment