Faktual.id
Bisnis

Pahlawan Yang Tak Terlupakan

Banyak sekali peristiwa penting dalam sejarah Indonesia salah satunya ialah peristiwa Gerakan 30 september atau yang biasa dikenal dengan nama G30S/PKI. Peristiwa ini terjadi pada 30 september 1965 pada malam hari hingga pagi keesokannya.  Peristiwa Gerakan 30 september/PKI menjadi salah satu tragedy kelam dan menyedihkan dalam sejarah bangsa Indonesia. Sebanyak tujuh perwira TNI dibunuh secara keji dan jenazah ketujuh pahlawan revolusi tersebut dimasukan kedalam sebuah sumur kecil di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Di dalam peristiwa kelam ini tedapat sebuah saksi mata pembantaian para pahlawan revolusi di Lubang Buaya, ia merupakan Sukitman yang saat itu berpangkat sebagai Agen Polisi Dua dan berumur 22 tahun. Beliau merupkan saksi dari peristiwa kekejaman pada para pahlawan yang tidak akan pernah terlupakan dan satu-satunya orang yang lolos atas kejadian pada hari itu meskipun dirinya sempat menjadi tawanan. Sukitman berhasil lolos karena dirinya tertidur pulas disebuah kolong truk saat semua pasukan PKI meninggalkan tempat. Dan kemudian dirinya diselamatkan oleh pasukan tentara berpita putih.

Sudah 55 tahun berlalu peristiwa mengerikan yang dikenang dengan nama Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI.  Kini saksi sejarah terjadinya Gerakan Pemberontak  serta penemu lokasi pembuangan jenazah para jenderal Pahlawan Revolusi itu telah tiada. Beliau meninggal pada tahun 2017 pada umur 64 tahun. Akan tetapi beliau dan ceritanya akan selalu terkenang didalam benak bangsa Indonesia, mengenang jasa semua pahlawan yang telah gugur.

Penulis : Karina Zeta Ayuningtyas, Mahasiswa STISIP Widuri.

Related posts

Sedikit Tentang Widuri

Tim Kontributor

Mohamed salah menjadi man of the match di pekan ke lima liga inggris saat berhadapan dengan Everton

Tim Kontributor

Skripsi kita berakhir di tukang loak?

Tim Kontributor

Leave a Comment