Faktual.id
Bisnis

Minum Obat Resep Dokter Agar Cepat Pulih Virus Covid-19

Pandemi Covid-19 belum berakhir dan sampai saat ini belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan virus corona. Ketua Perhimpuan Dokter Paru Indonesia, DR Dr Agus Dwi Santoso SpP(K) FAPSR FISR menjelaskan, pengobatan corona di Indonesia sudah diatur dalam protokol pelaksanaan penanganan Covid-19. “Kita menangani pasien itu berdasarkan severity (tingkat keparahan atau beratnya kasus) yang dialami oleh pasien”.

Kemudian, tingkat keparahan atau beratnya kasus pasien dikategorikan menjadi tanpa gejala, ringan, sedang, berat sampai kondisi kritis Covid-19. Oleh karena itu, kata Agus, mengobati pasien itu harus berdasarkan severity atau tingkat keparahan kasus pasien itu sendiri.

Sesuai dengan protokol tatalaksana Covid-19 edisi 1, April 2020, pilihan-pilihan atau regimen obat berikut diberlakukan untuk pasien dengan gejala ringan, sedang dan berat adalah sebagai berikut:

Obat 1: Azitromisin atau Levofloksasin. Obat 2: Klorokuin atau Hidroksiklorokuin. Obat 3: Oseltamivir. Obat 4: Vitamin.

Obat 1: Azitromisin atau Levofloksasin. Obat 2: Klorokuin atau Hidroksiklorokuin. Obat 3: Favipiravir. Obat 4: Vitamin. Obat 1: Azitromisin atau Levokfloksasin. Obat 2: Klorokuin atau Hidrosikolokuin. Obat 3: Lopinavir dan Ritonavir. Obat 4: Vitamin.

Obat 1: Azitromisin atau Levofloksasin. Obat 2: Klorokuin atau Hidroksiklorokuin. Obat 3: Remdesivir. Obat 4: Vitamin.

Pilihan obat ini disesuaikan dengan ketersediaan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Ditegaskan Agus, meksipun ada empat pilihan regimen pengobatan standar, tapi alternatif keempat tidak diberlakukan di Indonesia. Pasalnya, jenis obat ketiga di alternatif pengobatan keempat, yakni Remdesivir tidak tersedia di Indonesia.
“Sejauh ini itulah yang sudah digunakan di Indonesia dari sejak ada kasus pada bulan April,” ujarnya.

Penulis : Faiq Zulfikri

Related posts

Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemic Diharapkan Dimulai Dari Kampus

penulis

Kasus Covid-19 Meroket, Pemkot Kota Bekasi Batasi Jam Operasional Hiburan Malam

Tim Kontributor

15 Tahun berlalu, kenapa semburan lumpur Lapindo belom selesai?

Tim Kontributor

Leave a Comment