Faktual.id
RAGAM INFO

Menjadi Seorang Youtuber Harus Berbagi Penghasilan

Berkat kemajuan teknologi, kini semua orang dapat dengan mudah unjuk gigi mempertontonkan bakatnya. Sejumlah YouTuber yang meminati musik, tak jarang membuat konten cover dan membawakan ulang lagu-lagu yang telah lebih dulu dikenal. Beberapa di antaranya menarik perhatian masyarakat, salah satunya adalah gitaris Alip Ba Ta yang memperoleh jutaan penonton.

Tidak semua YouTuber me-monetisasi konten mereka, tetapi apabila mereka memonetisasi konten mereka, pembuat video tetaplah harus berbagi penghasilan pada pencipta lagu.

Musisi Indra Prasta yang merupakan vokalis dari grup musik The Rain menjelaskan bahwa dari setiap pendapat yang diperoleh pembuat konten, di dalamnya terdapat hak dari pemilik karya.

“Untuk cover lagu, kalau kaitannya dengan hak cipta, jika video cover tersebut dimonetisasi, maka tetap ada hak dari pemilik karya. Jadi biasanya akan diklaim sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelas Indra melalui pesan singkat pada detikcom, Jumat (10/9/2021).

Sementara itu, Indra Prasta juga menjelaskan bahwa hak yang diperoleh oleh pencipta lagu pun terbagi lagi.

“Nah, ini terbagi lagi, ada hak pemilik karya yang akan dibayarkan lewat publishing lagu tersebut dan ada performing rights sebagai pencipta yang dibayarkan lewat Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Hak Cipta, misalnya WAMI (Wahana Musik Indonesia),” urai Indra.

Jika monetisasi dilakukan YouTuber, penghasilan dari Youtube bukan hanya berdasarkan jumlah klik ataupun view pada iklan yang muncul, melainkan juga berdasarkan negara, topik video, dan harga iklan atau AdSense itu sendiri. AdSense merupakan produk jaringan periklanan dari Google yang keuntungannya ditentukan oleh banyak faktor.

Google diperkirakan akan membayar 68% dari pendapatan AdSense mereka, jadi untuk setiap USD 100 yang dibayarkan pengiklan, Google membayar USD 68 kepada Youtuber.

Tarif aktual yang dibayarkan pengiklan bervariasi, biasanya antara USD 0,10 hingga USD 0,30 per tampilan, tetapi rata-rata keluar di USD 0,18 per tampilan. Rata-rata saluran YouTube dapat menerima USD 18 per 1.000 tampilan iklan. Ini sama dengan USD 3 – 5 per 1.000 tampilan video.

Sumber

Related posts

Penutupan Ruas Jalan Asia Afrika Untuk Mengantisipasi Adanya Demonstrasi Penolakan UU Cipta Kerja

Tim Kontributor

Informasi tentang keindahan pantai pasir putih lampung

Tim Kontributor

Aplikasi PeduliLindungi Bocor, Data Jokowi Tersebar

Tim Kontributor

Leave a Comment