Faktual.id
Bisnis

Kolaborasi Apik Kementerian Koperasi Dan UKM Dengan WhatsApp-Katalog 100 #UKM Juawara Yang Bilangual

Bukan rahasia lagi dan tidak jarang kita dengarkan bahwa banyak usaha yang tumbang di situasi pandemi Covid 19. Keluhan terdengar dimana – mana. Curhatan via Whatapp, cerita – cerita di media sosial bahkan mungkin kita sendiri yang mengalami. Semua energi negatif yang ditularkan walau tanpa unsur kesengajaan. Masuk dalam aura ini tiba – tiba ungkapan “ lebih baik nyalakan lilin daripada meratapi kegelapan” sungguh memicu semangat. Ya ini lah yang harusnya kita tularkan kepada banyak orang. Lilin seolah – olah tidak berarti kalau digenggam hanya oleh 1 orang, namu apabila banyak orang yang menyalakan lilin maka teranglah dunia yang nyaris terpuruk gelap ini.

 

Berita baiknya ternyata memang masih banyak kok orang – orang yang menyalakan lilin. Masih banyak para UMKM yang nyaris tumbang tapi mereka bangkit segera. Mereka memilih untuk belajar, bangkit dengan inovasi dan gesit beranjak bangun untuk menjemput pasar dengan GO DIGITAL.

 

Tim UKM Indonesia – LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indoesia menginisiasi sebuah program keren yaitu Program Katalog 100 # UKM JUWARA. Ini adalah sebuah katalog yang memamerkan produk – produk Indonesia yang ciamik dengan hastag #bangga buatanindonesia.

 

Dikemas dengan gaya Conversation Commerce atau c-commerce. Konsumen dapat nyaman melihat dan memilih produk – produk UKM indonesia melalui katalog dan dapat berinteraksi langsung dengan para #UKMJUWARA.

 

Ini adalah program UKM pertama di dunia yang menghadirkan katalog member dalam format WhatsApp Business Catalog c-commerce dimana deskripsi produk bilingual Indonesia dan Inggris. Katalog ini adalah kolaborasi antara UKM Indonesia, para anggota UKM yang gesit digital dengan dukungan WhatsApps Inc dan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang akan membantu mengamplifikasi kampanye #UKMJUWARA untuk #banggabuatanindonesia.

 

Esther Samboh – Manajer Kebijakan Publik dari WhatApp Indonesia menyatakan “ WhatsApp berkomitmen mendukung pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi yang tengah terpuruk ini melalui pemberdayaan maksimal di sektor UMKM”.

 

Seharusnya para UKM tidak ada alasan resah lagi. Semua sepenanggungan mengalami masa sulit . Masalah nya saat ini hanyalah “ Mau bangkit kembali apa tidak ?”.

 

Penulis : Aris Waruwu – Mahasiswa STISIP Widuri

Related posts

Usaha warung kopi membuat ekonomi masyarakat sekitar kampus menjadi hidup

Tim Kontributor

Akibat Pandemi Banyak Mahasiswa Membuka bisnis Online

penulis

Omnibus Law Jika Tanpa Meningkatkan Tingkat Kualitas Pendidikan Dianggap Omong Kosong

Tim Kontributor

Leave a Comment