Faktual.id
Komunikasi Politik POLITIK

Demokrat, Golkar, Perindo, Dan Nasdem Menjadi Partai Yang Disukai Lewat Survei Litbang Kompas.

Hasil survei Litbang Kompas memperlihatkan, Demokrat jadi partai politik( parpol) sangat disukai dalam survei yang diselenggarakan pada Mei 2023. Berdasarkan jejak komentar yang dilakukan, 56, 5 persen publik suka dengan Partai berlambang mercy tersebut. Selanjutnya, terdapat Partai Golkar dengan angka 51, 4 persen pada survei yang sama. Angka ini lebih besar dibandingkan Partai Gerindra di angka 50, 1 persen. Berikutnya, terdapat Partai Persatuan Indonesia( Perindo) yang juga disukai publik. Sebanyak 45, 5 persen publik menggemari partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu.

Posisi selanjutnya, terdapat Partai Nasdem dengan angka 43, 3 persen. Posisi Nasdem masih di atas PDI- P yang terletak di angka 42, 8 persen. Setelah itu, terdapat pula Partai Persatuan Pembangunan( PPP) dengan angka 39, 9 persen, Partai Keadlian Sejahtera( PKS) di angka 38, 1 persen serta Partai Kebangkitan Bangsa( PKB) di angka 34, 4 persen. Kendati demikian, lebih disukai tampaknya tidak mempengaruhi terhadap elektabilitas ataupun tingkatan keterpilihan publik dalam memilih sesuatu, baik itu seseorang figur, lembaga ataupun partai.

Elektabilitas parpol menjelang pemilihan umum( pemilu) 2024 masih sangat dinamis. Dari 9 partai yang mendapat kursi di DPR, 4 partai menemukan peningkatan elektabilitas. Keempatnya merupakan PDI- P, Gerindra, PAN, serta PPP. Sedangkan elektabilitas 5 partai yang lain, ialah Partai Golkar, Demokrat, Nasdem, PKB, serta PKS, cenderung menyusut.

Dalam survei terhadap 1. 200 responden ini, riset dicoba secara acak memakai metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Metode ini digunakan dengan pada tingkatan keyakinan 95 persen serta margin of error riset± 2, 83 persen dalam keadaan penarikan sampel acak simpel. Walaupun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjalin.

Disarikan Oleh JMKP

Sumber

 

Related posts

Trump & Biden Sama Saja, Musuh AS Adalah China

Tim Kontributor

Soal Butet Akan Dipolisikan karena Pantun untuk Jokowi, Anies: Ini Ancaman Kebebasan

Tim Kontributor

Meski Usia Sudah Diatas 72 Tahun Dan Sudah Pantas Dipanggil Sebagai Eyang Atau Mbah, Namun Capres Ini Menyangkalinya

Tim Kontributor

Leave a Comment