Faktual.id
EKONOMI

Daya Beli Petani di Lampung Turun

Pada Oktober 2020, ada beberapa komoditas mengalami penurunan harga, yakni komoditas subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan budidaya, seperti gabah, ketela pohon, beberapa jenis ternak dan unggas, dan beberapa jenis ikan budidaya. Sedangkan subsektor hortikultura, tanaman perkebunan, dan perikanan tangkap mengalami kenaikan harga, yakni sayuran dan buah, kelapa, kakao, karet, kelapa sawit, dan beberapa jenis ikan tangkap.
Faizal menyebutkan, konsumsi rumah tangga perdesaan di Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen pada Oktober 2020. Hal tersebut disebabkan naiknya hampir seluruh kelompok indeks harga kecuali pendidikan dan penyediaan makan dan minuman/restoran.
Dia mengatakan, keterbandingan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan di Indonesia pada Oktober 2020, kenaikan tertinggi terjadi di Sumatra Barat sebesar 0,95 persen dan penurunan tertinggi di Sulawesi Selatan 0,71 persen. Provinsi Lampung dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan 0,33 persen menempati peringkat ke-14 secara nasional.

Jadi, Lampung mendapatkan penurunan yang sangat signifikan. Ini yang harus kita prihatin kan dan harus cepat cepat di perbaiki.

“Mustakim Karim mahasiswa stisip widuri”

Related posts

Menko Maritim: Ekonomi Kita Tidak Berkiblat Ke AS Ataupun China

penulis

Jokowidodo Optimistis Ekonomi Indonesia Segera Pulih Usai Covid-19

Tim Kontributor

Mulai 30 Januari Tarif Tol BORR naik? Ini dia Rinciannya

Tim Kontributor

Leave a Comment