Faktual.id
Bisnis

Daftar Daerah Yang Berstatus Zona Merah Covid 19

Satgas Penanganan Covid-19 memperbarui daftar wilayah yang termasuk dalam zona merah atau wilayah berisiko penularan tinggi virus corona di Indonesia. Mengutip laman covid19.go.id, per 15 Agustus 2021, terdapat total 131 kabupaten/kota di Indonesia yang termasuk dalam daftar zona merah. Mana saja?

Daftar zona merah

  1. Sumatera

Sumatera Utara: Samosir, Kota Tebing Tinggi, Labuhanbatu, Deli Serdang, Kota Medan, Tapanuli Utara, Asahan, Kota Pematangsiantar

Sumatera Selatan: Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Musi Rawas

Sumatera Barat: Kota Padang, Dharmasraya, Pasaman Barat

Lampung: Kota Metro Kepulauan Bangka Belitung: Kota Pangkalpinang, Bangka Tengah,

Bangka Riau: Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Rokan Hilir, Kota Pekanbaru, Siak, Kampar, Bengkalis

Jambi: Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi, Batanghari

Aceh: Kota Langsa, Aceh Singkil, Kota Banda Aceh, Aceh Besar

  1. Sulawesi

Sulawesi Utara: Minahasa, Kota Tomohon

Sulawesi Tengah: Buol, Kota Palu, Banggai, Poso, Morowali, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Banggai Kepulauan, Morowali Utara

Sulawesi Selatan: Luwu Utara, Wajo, Enrekang, Tana Toraja, Pangkajene dan Kepulauan, Pinrang, Luwu Timur, Kota Makassar, Kota Pare-Pare, Bulukumba, Kota Palopo

Sulawesi Barat: Polewali Mandar

Gorontalo: Gorontalo, Bone Bolango, Kota Gorontalo

  1. Kalimantan

Kalimantan Utara: Bulungan, Kota Tarakan

Kalimantan Timur: Berau, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kota Bontang, Kutai Timur, Kota Balikpapan

Kalimantan Tengah: Barito Timur, Kapuas

Kalimantan Selatan: Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Banjar, Tanah Bumbu, Balangan, Kotabaru, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarmasin

Kalimantan Barat: Bengkayang

  1. Jawa

Jawa Timur: Pacitan, Kediri, Lumajang, Kota Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Kota Kediri, Kota Malang, Nganjuk, Blitar, Malang, Jember, Sidoarjo

Jawa Tengah: Wonogiri, Karanganyar, Kota Surakarta, Magelang, Boyolali, Banyumas, Kebumen, Sukoharjo, Temanggung, Pemalang, Tegal, Purbalingga, Purworejo, Sragen, Semarang, Cilacap, Klaten, Kota Salatiga

DI Yogyakarta: Sleman, Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul

  1. Bali Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua

Bali: Badung, Jembrana, Klungkung, Karangasem, Kota Denpasar, Tabanan, Buleleng

Nusa Tenggara Timur: Sumba Barat Daya, Manggarai, Belu Maluku

Utara: Halmahera Utara

Papua: Merauke

Indikator zonasi

Aspek yang digunakan untuk menetapkan zonasi suatu daerah antara lain indikator epidemiologi, indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan indikator pelayanan kesehatan.

Indikator epidemiologi

  • Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50 persen dari puncak
  • Jumlah kasus aktif pada pekan terakhir kecil atau tidak ada
  • Penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar ≥50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah meninggal kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50 persen dari puncak
  • Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif
  • Insiden Kumulatif kasus positif per 100.000 penduduk
  • Kecepatan Laju Insidensi (perubahan insiden kumulatif) per 100.000 penduduk
  • Mortality rate (angka kematian) kasus positif per 100.000 penduduk

Indikator surveilans kesehatan masyarakat

  • Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis mengikuti standar WHO (1 orang diperiksa per 1.000 penduduk per minggu) pada level provinsi
  • Positivity rate rendah (target ≤5% sampel diagnosis positif dari seluruh kasus yang diperiksa) – merujuk pada angka provinsi

Indikator pelayanan kesehatan Rata-rata angka keterpakaian Tempat Tidur Isolasi (% BOR TT Isolasi) dalam 1 minggu terakhir pada RS Rujukan Covid-19 cukup untuk menampung pasien Covid-19 di wilayah tersebut. Rata-rata angka keterpakaian Tempat Tidur Intensif (% BOR TT Intensif) dalam 1 minggu terakhir pada RS Rujukan Covid-19 cukup untuk menampung pasien Covid-19 di wilayah tersebut.

Sumber

Related posts

ORMAS, PEJABAT DAN OKNUM BEREBUT “PAJAK” DI RUU LARANGAN MINUMAN BERALKOHOL

Tim Kontributor

Habiskan Waktu di Rumah Saat Pandemi

Tim Kontributor

Dosen Jangan Hanya Jual Gelar dan Ijazah, Berkarya Donk.

penulis

Leave a Comment