Oleh : William Win Yang
Business Strategist – Best Selling Business Author
Seperti yang kita tahu, sedang beredar isu bahwa Danantara akan menerbitkan Patriot Bond & Merah Putih Bond. Yang konon akan dipaksakan kepada pemiilik rekening bank gemuk diatas 3M.
Saat dikonfirmasi di Gedung DPR RI, Kamis (4/6), Purbaya langsung angkat bicara mengenai rumor kewajiban tersebut.
“Nggak wajib setahu saya. Tapi enggak tahu kalau berubah. Setahu saya Presiden enggak pernah bilang itu wajib,” ungkapnya.
Meski membantah adanya paksaan, kalimat “tapi enggak tahu kalau berubah” dari Purbaya justru memicu tanda tanya besar. Apakah ini sinyal bahwa regulasi tersebut masih bisa bergeser di masa depan?
Bukan Paksaan, Tapi ‘Rayuan maut’ Insentif
Alih-alih menggunakan pemaksaan, pemerintah tampaknya bakal menggunakan strategi lain yang tidak kalah agresif. Purbaya membocorkan bahwa pemerintah siap mengguyur para pemilik modal dengan berbagai insentif menggiurkan agar mereka mau sukarela memborong Patriot atau Merah Putih Bond. Sayangnya, bentuk insentif tersebut masih dirahasiakan rapat-rapat.
Jadi, apa insentifnya?
Apakah mendapat revenue sharing dari export komoditas 1 pintu? Apakah bond itu menjadi kartu diskon belanja BBM? Atau bunganya yang tinggi? Enggak lah, bunga patriot kan 2%. Atau dapat gratis konser K-Pop? Kan katanya Presiden mau memperbanyak show K-Pop di Indonesia. Rasanya tidak, pemerintah dengan kondisi keuangan yang diberitakan saat ini tidak akan sanggup untuk memberikan insentif semacam itu.
Bagaimana kalau setiap pembelian berkesempatan ikut undian berhadiah mobil? Yaaa pemerintah sanggup melakukannya tapi, itu tidak menarik rasanya bagi investor yang punya uang tabungan diatas 3 milyard. Siapa juga yang mau judi setelah beli bond yang bunganya cuma 2%?
Jadi apa dong? Sesuatu yang bisa kena ke semua orang, tapi sanggup di bayar pemerintah?
Apa mungkin insentifnya bukan suatu yang menggiurkan tapi yang agak serem? Well, seperti tax amnesty mungkin?
Contoh : semua pajak yang belum dilaporkan dapat diampuni asal di convert ke Patriot BOND…. James Bond….
Yang cara marketingnya mungkin saja begini (mungkin loh ya) : Pak Amir didatangi petugas pajak. Kemudian petugas menawarkan bond. Pak Amir bilang no, kemudian petugas bilang : ya udah, pajak anda seluruhnya saya periksa. Setelah pak Amir beli. Petugas bilang : ga sekalian merah putih bondnya pak? Takutnya masih ada yang belom ke lacak hehehe…
Haaallaaaah kalau bersih ngapain takut diperiksa pajak? Iyaaa iya iya benar itu.
Sebagai penutup ijinkan saya kutip sebuah quotes dari buku saya :
“Halah, uang segitu saja tidak akan membuat dirimu miskin”
~pengarang misterius~
